Bimbingan & Konseling, Bimbingan
ialah suatu Proses memberi bantuan (process of helping) terhadap individu agar
bisa menerima & memahami diri & lingkungan sekitarnya,
mengarahkan diri, & menyesuaikan diri secara positif & konstruktif
terhadap tuntutan norma-norma kehidupan (budaya & agama) sehingga
dapat mencapai kehidupan yang bermakna (bahagia, baik secara personal
maupun sosial).”
Bimbingan & Konseling, “Proses
interaksi antara konselor-konselor dengan klien atau konselee baik secara
langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu klien agar dapat
mengembangkan potensi dirinya atau pun memecahkan permasalahan yang
dialaminya.”
Bimbingan
adalah Konsep dari kata bimbingan yang berasal dari kata “guidance”. Guidance
yang dalam artian mempunyai pengertian yang sangat luas, sehingga kata
guidance di dalam bimbingan pendidikan selalu didefenisikan berdasarkan
terhadap sudut pandang dari para ahli serta dengan penerapannya.
Pengertian kita terhadap
bimbingan konseling adalah kutipan pendapat dari para
ahli Sbb : Tercapainya suatu tujuan dari bimbingan menurut kerja sama
yang baik antara sekolah dan staf, yakni kepala sekolah, psikologi, pekerja
sosial, dokter, dan guru konselor.Bimbingan ialah sebagai ” proses pemberian
bantuan kepada seseorang untuk mengerti masalah dan dunianya” (Process of
helping individuals to understand them selves and their word).
Sedangkan
di dalam kurikulum tahun 1975, pengertian bimbingan ialah Sbb : Suatu proses
bantuan yang diberikan terhadap para siswa/siswi dengan memperhatikan
kenyataan-kenyataan dan kemungkinan-kemungkinan tentang adanya
kesulitan-kesulitan yang dihadapinya dalam rangka perkembangan yang sangat
optimal, sehingga mereka pun bisa memahami diri sendiri, bertindak serta
bersikap, dan mengarahkan dari yang sesuai dengan tuntutan & keadaan
sekolah, serta masyarakat & keluarga. (menurut Yusuf Gunawan, Pengantar
Bimbingan & Konseling 1992: 40).
Dari
defenisi-defenisi diatas, sudah bisa disimpulkan bahwa bimbingan mempunyai
beberapa kata-kata kunci dengan bersama arti Sbb :
1) Tujuan dari bimbingan Sebagai
proses untuk hasil yang menemukan dunia dan dirinya sehingga
individu bisa memilih, berkembang sepenuh kemampuannya & kesanggupannya,
memecahkan permasalahan, merencanakan lalu memutuskan, menyesuaikan dengan
secara bijaksana, dan serta bisa memimpin dirinya sendiri sehingga individu
bisa menikmati kebahagiaan batin yang sedalam-dalamnya & produktif untuk
lingkungannya.
2) Usaha Bantuan Kegiatan
proses bagi menambah, menjelaskan, menyentuh, mendukung, merangsang, mendorong, agar individu dapat
bisa tumbuh dari kekuatannya diri sendiri.
3) Konselor Individual yang
sudah ahli dan mampu memberikan bantuan terhadap klien, bisa juga dibentuk ke
dalam sebuah tim : kepala sekolah, perawat, dokter, psikologi, dan guru
konselor.
4) Klien pada Individu yang
normal yang membutuhkan bantuan untuk proses dalam perkembangannya.
0 komentar:
Posting Komentar